Hal yang perlu dilakukan sebelum menyusun Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) adalah sebagai berikut:
- Memahami konsep ATP
Guru perlu memahami konsep ATP secara mendalam agar dapat menyusun ATP dengan tepat. ATP adalah rangkaian tujuan pembelajaran yang tersusun secara sistematis dan logis dalam suatu fase pembelajaran. ATP menjadi panduan guru dan murid untuk mencapai Capaian Pembelajaran di akhir suatu fase.
- Mengetahui Capaian Pembelajaran
ATP disusun berdasarkan Capaian Pembelajaran yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Capaian Pembelajaran adalah kompetensi yang diharapkan dapat dicapai oleh murid di akhir suatu fase pembelajaran.
- Mengenali karakteristik murid
Guru perlu memahami karakteristik murid yang akan belajar. Karakteristik murid meliputi minat, bakat, dan kemampuan awal murid. Dengan memahami karakteristik murid, guru dapat menyusun ATP yang sesuai dengan kebutuhan murid.
- Menganalisis konteks pembelajaran
Guru perlu menganalisis konteks pembelajaran, seperti ketersediaan sumber daya, waktu, dan kondisi lingkungan. Analisis konteks pembelajaran ini akan membantu guru dalam menyusun ATP yang realistis dan dapat dicapai.
Berikut adalah penjelasan lebih lanjut mengenai masing-masing hal yang perlu dilakukan sebelum menyusun ATP:
Memahami konsep ATP
Guru perlu memahami konsep ATP secara mendalam agar dapat menyusun ATP dengan tepat. ATP adalah rangkaian tujuan pembelajaran yang tersusun secara sistematis dan logis dalam suatu fase pembelajaran. ATP menjadi panduan guru dan murid untuk mencapai Capaian Pembelajaran di akhir suatu fase.
ATP disusun berdasarkan Capaian Pembelajaran yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Capaian Pembelajaran adalah kompetensi yang diharapkan dapat dicapai oleh murid di akhir suatu fase pembelajaran. Capaian Pembelajaran terdiri dari tiga aspek, yaitu:
- Kompetensi
Kompetensi adalah kemampuan yang dapat didemonstrasikan oleh siswa atau diaktualisasikan dalam bentuk produk atau kinerja (abstrak dan konkret) yang menunjukkan siswa telah berhasil mencapai tujuan pembelajaran.
- Konten
Konten adalah materi pembelajaran yang diperlukan untuk mencapai kompetensi.
- Variasi
Variasi adalah berbagai cara untuk mencapai kompetensi, baik melalui pembelajaran langsung, pembelajaran kolaboratif, pembelajaran berbasis proyek, dan sebagainya.
Mengetahui Capaian Pembelajaran
ATP disusun berdasarkan Capaian Pembelajaran yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Capaian Pembelajaran ini dapat ditemukan di dalam dokumen Kurikulum Merdeka. Guru perlu memahami Capaian Pembelajaran secara mendalam agar dapat menyusun ATP yang tepat.
Mengenali karakteristik murid
Guru perlu memahami karakteristik murid yang akan belajar. Karakteristik murid meliputi minat, bakat, dan kemampuan awal murid. Dengan memahami karakteristik murid, guru dapat menyusun ATP yang sesuai dengan kebutuhan murid.
Karakteristik murid dapat digali melalui berbagai cara, seperti observasi, wawancara, dan analisis hasil belajar.
Menganalisis konteks pembelajaran
Guru perlu menganalisis konteks pembelajaran, seperti ketersediaan sumber daya, waktu, dan kondisi lingkungan. Analisis konteks pembelajaran ini akan membantu guru dalam menyusun ATP yang realistis dan dapat dicapai.
Konteks pembelajaran dapat dianalisis melalui berbagai cara, seperti observasi, wawancara, dan analisis data.
Dengan melakukan hal-hal di atas, guru dapat menyusun ATP yang tepat dan efektif. ATP yang tepat dan efektif akan membantu guru dan murid dalam mencapai Capaian Pembelajaran di akhir suatu fase pembelajaran.

Komentar
Posting Komentar