Hal yang perlu dilakukan sebelum menyusun Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) adalah sebagai berikut: Memahami konsep ATP Guru perlu memahami konsep ATP secara mendalam agar dapat menyusun ATP dengan tepat. ATP adalah rangkaian tujuan pembelajaran yang tersusun secara sistematis dan logis dalam suatu fase pembelajaran. ATP menjadi panduan guru dan murid untuk mencapai Capaian Pembelajaran di akhir suatu fase. Mengetahui Capaian Pembelajaran ATP disusun berdasarkan Capaian Pembelajaran yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Capaian Pembelajaran adalah kompetensi yang diharapkan dapat dicapai oleh murid di akhir suatu fase pembelajaran. Mengenali karakteristik murid Guru perlu memahami karakteristik murid yang akan belajar. Karakteristik murid meliputi minat, bakat, dan kemampuan awal murid. Dengan memahami karakteristik murid, guru dapat menyusun ATP yang sesuai dengan kebutuhan murid. Menganalisis konteks pembelajaran Guru perlu menganalisis konteks pembelajaran, seperti keter...
Materi Sosiologi Kelas X
Sosiologi ibaratnya adalah anak dari Aguste Comte. Karena para ilmuan sosiologi sepakat bahwa dialah bapak dari sosiologi. Namun sebenarnya sosiologi lahir dari filsafat. Pada waktu itu, filsafat mulai membahas tentang sosial, dan kemudian disebut filsafat sosial. Jadi sosiologi dan psikologi adalah saudara kandung. Seperti yang kita bahas tempo dulu.
Sosiologi sangat menarik untuk dipelajari bagi yang tertarik. Sebut saja saya. Saya tertarik dengan sosiologi sampai mendapat gelar S. Sos dari Universitas di surabaya. Saya tertarik dengan sosiologi karena membahas tentang masyarakat, jadi pembahasan nya termasuk membahas tetangga yang suka baku bacot dengan tetangga lain. Dan peran saya adalah peneliti. Wkwkwk
Baik kita balik lagi ke Pak Agust. Melalui filsafat positivisme nya, pak Agust berpendapat bahwa perkembagan intelektual masyarakat ada tiga tahap.
1. Teologi
Pada tahap Teologi manusia berfikir bahwa setiap benta mempunyai jiwa, yang disebabkan oleh kekuatan yang lebih tinggi.
2. Metafisik
Tabah ini, manusia berfikir didalam setiap gejala terdapat kekuatan besar yang nanti pada akhir nya akan terungkap oleh kecerdasan manusia itu sendiri.
3. Positive
Pada tahap ini, manusia sudah berfikir dan bertindak secara ilmiah. Dari buku nya yang membahas hal itulah, kata sosiologi itu digunakan pertama kali.
Setelah Pas Agust sudah depresi karena ditinggal orang yang dia cintai dan terjerat friendzone dengan janda yang saya lupa nama nya.., sosiologi semakin sering dibicarakan oleh orang lain. Misalnya pak Emile Durkheim.
Panggil saja Pak Emile. Pak Emile lebih keren dari Pak Agust. Dia punya jenggot dan berkumis. Berbicara tentang kumis, maksud saya Pak Emile, dia ini memiliki banyak teori yang dinilai masih relevan dengan saat ini. Buktinya mahasiswa banyak menggunakan teori dia sebagai pisau analisis. Padahal sosiolog post moderen banyak yang lebih relevan dari dia.
Pak Emile memang banyak bicara. Dia berbicara banyak tentang Fungsionalisme, fakta Sosial, hingga bunuh diri sebagai kajian nya. Keren nya lagi, dia ini perintis fakultas sosiologi di dunia. Pokoknya keren... Pak Emile ini punya teman seorang sosiolog juga bernama Herbert Spenser. Dia juga sejaman dengan Max Weber. Kapan-kapan kita bahas juga Pak Max.
Oh ya Sosiologi ini mempunyai tiga poin penting yang harus dimiliki seorang sosiolog, pertama sifat objektif. Maksudnya tidak terpengaruh perasaan dan situasi. Begitu cara mudah memahaminya. Kedua, menguasai berbagai metodologi, pendekatan sosiologi sangat banyak dan bersifat teknis dalam mencari data. Karena beberapa aliran sosiolog memposisikan seorang sosiolog sebagai subjek, ada juga yang sebagai objek sekaligus. Ini yang bikin mumet. Dan yang terakhir harus kritis terhadap apapun.
Karena sosiologi bukan ilmu pasti maka, kepastiannya selalu kira-kira begitu. Maksudnya fenomena sosial yang sama bisa berbeda hasil penelitiannya karena banyak faktor yang mempengaruhi.
Baik saya rasa sudah kepanjangan basa-basi nya. Klik download aja untuk ppt sosiologi kelas x nya.
Komentar
Posting Komentar