Hal yang perlu dilakukan sebelum menyusun Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) adalah sebagai berikut: Memahami konsep ATP Guru perlu memahami konsep ATP secara mendalam agar dapat menyusun ATP dengan tepat. ATP adalah rangkaian tujuan pembelajaran yang tersusun secara sistematis dan logis dalam suatu fase pembelajaran. ATP menjadi panduan guru dan murid untuk mencapai Capaian Pembelajaran di akhir suatu fase. Mengetahui Capaian Pembelajaran ATP disusun berdasarkan Capaian Pembelajaran yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Capaian Pembelajaran adalah kompetensi yang diharapkan dapat dicapai oleh murid di akhir suatu fase pembelajaran. Mengenali karakteristik murid Guru perlu memahami karakteristik murid yang akan belajar. Karakteristik murid meliputi minat, bakat, dan kemampuan awal murid. Dengan memahami karakteristik murid, guru dapat menyusun ATP yang sesuai dengan kebutuhan murid. Menganalisis konteks pembelajaran Guru perlu menganalisis konteks pembelajaran, seperti keter...
Proyeksi Peta
Secara sederhana proyeksi peta adalah ilmu yang mempelajari pemindaian dari bentuk bulat atau lengkungan menjadi datar. bisa juga dikatakan ilmu yang mempelajari cara memindahkan data topografi bumi yang bulat ke bidang datar peta.
Berbagai macam proyeksi Peta
ada beberapa proyeksi peta yang diketahui, yaitu;
Berdasarkan Bidang
- Proyeksi Azimut atau bidang datar adalah proyeksi peta yang menggunakan bidang datar. Priyeksi ini membuat titik pusat pada bentuk bumi yang bulat yaitu titik pusat pada kutub utara. Proyeksi ini dibagi menjadi 3 macam, yaitu;
- Azimut Transversal memiliki bidang proyeksi tegak lurus dengan equator.
- Azimut Normal memiliki bidang proyeksi yang menyinggung kutub
- Azimut Miring memiliki bidang proyeksi menyinggung salah satu titik antara kutub dan equator.
- Proyeksi Kerucut memiliki meridian berbentuk jari-jari, dan parallel melingkar. Proyeksi ini biasanya digunakan untuk memetalan lintang tengah 45 drajat. Proyeksi kerucut sendiri dibedakan menjadi 3, yaitu;
- Transversal
- Miring
- Normal
- Proyeksi Silinder adalah proyeksi permukaan bumi yang proyeksinya menyinggung bumi dan bidang proyeksinya berbentuk silinder.
Berdasarkan Distorsi atau unsur yang bebas
Meskipun berdasarkan unsur yang bebas, tapi proyeksi ini dibedakan menjadi 3, yaitu;
- Proyeksi Conform adalah proyeksi yang mempertahankan besarnya sudut.
- Proyeksi Equidistant adalah proyeksi yang mempertahankan panjang jarak.
- Proyeksi Equivalent adalah proyeksi yang mempertahankan besarnya luas pada bidang lengkung.
Berdasarkan Kedudukan Bidang
Proyeksi berdasarkan kedudukan bidang juga dibedakan menjadi 3, sebagai berikut;
- Proyeksi Miring
- Proyeksi Normal
- Proyeksi Transversal
Berdasarkan Modifikasi
Proyeksi ini dibedakan menjadi 6 bagian yaitu;
- Proyeksi Equal Area ini mengambarkan sudut dan jarak yang benar pada meridian tengah dan pada parallel standar. jadi proyeksi ini tepat untuk mengambarkan daerah Asia yang dekat dengan jaris katulistiwa.
- Proyeksi Mercator ini adalah proyeksi silinder normal confrom. Jadi hasil proyeksi akan baik bila dekat daerah equator, akan tepati akan mengalami distorsi bila dekat dengan kutub. daerah kutub tidak bisa digambarkan karena pasisinya pada titik tak tergingga.
- Proyeksi Sinusoidal ini sangat baik untuk mengambarkan Amerika Selatan, Australi, Afrika, dan daerah-daerah luas yang jauh dari garis katulistiwa.
- Proyeksi Mollweide ini memiliki luas yang sama semua sampai pada bagian pinggir priyeksi, sehingga kesalahan nya ada pada ukuran kutub semakin mengecil.
- Proyeksi Homolografik ini adalah memodifikasi dari kesalahan proyeksi Mollweide. proyeksi ini sangat bagus untuk menggambarkan penyebaran.
- Proyeksi Gall ini memiliki sifat sama luas seperti proyeksi homolografik. namun bentuk akan berbeda pada lintang-lintang yang mendekati kutub.
Komentar
Posting Komentar